Om Swastiastu
Wacana Maha Guru Sri Nara Dirijin 17 Januari 2009
Puri Dahana
TUMPEK LANDEP
Pada hari ini Aku datang di tempat ini, untuk menyempurnakan tempat ini, sebagai tempat pemujaan untuk kalian semua. Karena kesempurnaan dari tempat ini sungguh memenuhi syarat sekali untuk melakukan pemujaan. Mulai hari ini tempat ini aku beri nama puri dahana artinya aku disini juga bisa memberikan pengetahuan seperti yang aku lakukan di asram. Oleh sebab itu para bakti sekalian lakukanlah bakti sampe batas keyakinan mu. Karena bakti sampai batas keyakinan itulah bakti yang sempurna, dan tetapkanlah pada hari tumpek landep untuk melakukan pemujaan pagi hari di tempat ini. Aku akan memberikan pengetahuan dan mempertajam pengetahuan di tempat ini, untuk memberikan suatu yang husus kepada kalian semua bila aku memanggilmu dan bila dirimu mau mengorbankan dirimu untuk melakukan bakti dengan sungguh-sungguh.
Kusungguhan bakti itu penting sekali, itulah yang mendatangkan anugrah. Bila engkau melakukan sesuatu tetapi yang engkau lakukan itu di warnai dengan keragu-raguan, maka kekecewaan yang sering datang padamu, harapan yang besar tidak akan menghasilkan buah, tetapi berbuah kekecewaan dan berbuah keragu-raguan. Tetapi bila dirimu betul-betul menunjukan suatu kekuatan bakti, menunjukan suatu ketulusan, walaupu dengan sangat sederhana sekalipun. Kehidupan dirimu dan baktimu akan di warnai dengan buah kebahagiaan, kesuksesan, dan tuhan datang kepadamu mengulurkan tangan dan mengangkat setatus kejiwaan mu, sehingga dirimu mencapai puncak kebahagiaan itu yang mampu untuk memberikan sinar kepada daya ingat dan pola pikir serta tindakan dan ucapanmu di dunia ini.
Pada hari ini adalah hari tumpek landep. Orang-orang bali biasanya melakukan pemujaan kepada semua senjata itu sesungguhnya adalah simbolis saja. Tetapi kebenaranya pada hari ini adalah merupakan rangkaian dari pada hari saraswati pada hari saraswati tuhan datang di pulau bali ini untuk memberikan pengetahuan setelah hari saraswati setelah pengetahuan itu datang yang membawa pengetahuan itu adalah guru setelah saraswati ada hari pemujaan guru pagerwasi bila guru telah mengajarkan pengetahuan maka pengetahuan itu akan dipertajam disempurnakanlah pengetahuan itu agar bermanfaat bagi para pemujanya pada hari tumpek landep inilah pertajaman kejelasan kesidian dari pada pengetahuan itu agar pengetahuan itu tajam bagaikan senjata untuk menghancurkan kegelapan dan kebodohan pada dirimu karena orang orang bali tidak akan mengkultuskan manusia sebagai ketuhanan dalam wujud ketuhanan maka harilah yang ditetapkan untuk melakukan pemujaan tetapi selain di bali karena orang itu mengkultuskan manusia dan manusia sebagai perantara pengetahuaan itu sendiri maka yang di puja adalah pada hari kelahiran guru itu sendiri.
Di luar negeri, di luar bali hari kelahiran gurulah yang di puja dan di peringati sebagai turunya suatu pengetahuaan tetapi kalaun di bali harilah yang di tentukan guru guru yang lahir di bali akan menyesuaikan menurunkan pengetahuan pada hari yang telah di gariskan guru akan memberikan pengetahuan pada hari saraswati dan guru datang pada hari pagerwesi dan pada tumpek landeplah kekuatan pasupati kekuatan sastra aksara itu di pertajam semua guru-guru yang lahir di bali beliau akan menyesuaikan dirinya menurunkan mengajarkan pengetahuan seperti garis yang telah di gariskan harilah sebagai patokannya bukan kelahiranya tetapi untuk kita kedepan menjadikan bali ini lebih sempurna di tempat ini dalam proses perguruan kedepan untuk kita menyambut jaman keemasan kebangkitan kebaktian itu maka akan kembali hari kelahiran guru adalah hari pembawa berkat tanpa batas kelahiran gurulah yang akan dicari gurulah yang akan memberikan petunjuk kemana kita akan melakukan pemujaan dan kapan saatnya kita melakukan pemujaan berubahan ini akan selalu terjadi terhadap suatu perubahan jaman kebutuhan kehidupan manusia dari jaman kejaman tidaklah sama kerena sudah mulai sekarang bergeser, bagai mana tumpek landep itu begitu sucinya untuk menurunkan suatu pengetahuan telah bergeser kepada wujud-wujud material bukan wujud wujud pengetahuan yang murni bukan wujud wujud janana untuk pembebasan kejiwaan tetapi sudah diarahkan kepada hari hari yang berkaitan dengan material oleh sebab itulah tuhan datang untuk memurnikan kembali pengetahuan itu dia datang dan di puja pada hari kelahirannya adalah pemujaan yang lebih besar karena guru lahir sama pengetahuan itu akan melekat pada dirinya dengan mengingat kelahiran guru memuja pada hari kelahiran guru berkah itu akan semakin dekat datang kepada diri mu karena guru memilih hari kelahiranya adalah hari yang telah di tentukan oleh dirinya sendiri hari yang penuh berkat.
Itulah yang dapat saya sampaikan pada hari ini para bakti sekalian, karena pada hari ini pemujaanya sangat penuh sekali diseluruh bali orang memuja dengan berbagai keyakinan dan persinya aku memberkati itu dengan caraku sendiri. Untuk dirimu engkau adalah pemuja yang baik, tentunya tidak hanya hari ini engkau bisa datang menghadap guru mu. Engkau telah bebas dan memiliki kebebasan untuk menghadap gurumu kapan saja engkau bisa datang bila jiwamu merasa terpanggil dan kerinduan mu datang untuk menghadap di kaki guru. Tetapi umat-umat yang lain yang tidak sebagai pemuja, dengan memuja dengan caranya sendiri, dia akan tidak bisa menghadap guru sesuai dengan keinginanya. Ingatlah para bakti sekalian, bagi para pemuja untuk datang mengajak orang yang belum sebagai pemuja, tetapi dia pemuja sesuai dengan dirinya sendiri, aku akan batasi untuk memberikan suatu pelayanan. Hanya pemuja-pemujaku yang baiklah yang aku layani 1 jam aku akan melayaninya karena pada tahun 2009 ini energy ketuhanan yang begitu besar. Bagi pemuja-pemuja yang mau melakukan penebusan dosa aku akan memberikan pelayanan sepenuhnya. Bagi para pemuja yang tidak melakukan bakti seperti cara kita, aku akan layani sesuai dengan keinginannya dengan waktu yang amat singkat itulah ketentuan hukum di tahun 2009 kedepan ini. Oleh sebab itu jadilah pemuja yang baik karena aku sendiri adalah pelayan pemuja-pemuja yang baik. Karena aku sendirilah pelayan pemuja-pemuja yang baik. Bagi yang tidak mau memuja tuhan aku bukanlah pelayanya tetapi aku adalah musuhnya ingat itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.